Dosen UKDW Terpilih Menjadi Anggota Unsur Penentu Kebijakan BP2KY

Salah satu dosen Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali terpilih menjadi anggota Unsur Penentu Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta (BP2KY) Periode 2024-2028. Dosen Prodi Magister Arsitektur UKDW, Dr.-Ing. Ir. Paulus Bawole, MIP., yang mewakili unsur akademisi, resmi dilantik menjadi anggota Unsur Penentu Kebijakan BP2KY Periode 2024-2028 pada hari Senin, 10 Juni 2024 di Grha Pandawa, Balaikota Yogyakarta. Kepengurusan BP2KY periode 2024-2028 dikukuhkan langsung oleh Penjabat Walikota Yogyakarta, Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A.

Aldi Fadhlil Diyanto, S.E. sebagai Ketua BP2KY menyampaikan pentingnya sinergi untuk mempromosikan pariwisata Kota Yogyakarta kepada para wisatawan, khususnya yang berada di luar negeri. Diperlukan keterlibatan berbagai unsur penentu kebijakan, sebagai sebuah senjata untuk mempromosikan pariwisata Kota Yogyakarta. “Kami akan berusaha lebih keras untuk mempromosikan pariwisata Kota Yogyakarta secara maksimal sehingga lebih dikenal di kancah internasional dan menambah lenght of stay para wisatawan. Mari kita jaga kebersamaan dan kerja sama demi kemajuan dan keberlanjutan pariwisata Kota Yogyakarta,” tuturnya.

Sedangkan Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A. mengungkapkan harapannya supaya para anggota Unsur Penentu Kebijakan BP2KY Periode 2024-2028 dapat segera berkonsolidasi, bekerjasama, bersinergi, dan berkolaborasi secara optimal dengan memanfaatkan pengalaman, pengetahuan, dan wawasan sesuai bidang yang dikuasai untuk dapat mempromosikan dan mengembangkan pariwisata Kota Yogyakarta.

Turut hadir dalam acara tersebut, Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T. selaku Rektor UKDW, yang mengungkapkan harapannya supaya keterlibatan UKDW dalam meningkatkan pariwisata Kota Yogyakarta lebih banyak dilakukan. Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T. merasa yakin Dr.-Ing. Ir. Paulus Bawole, MIP. dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, menggantikan Kristian Oentoro, S.Ds., M.Ds., Dosen Desan Produk UKDW yang menjadi anggota Unsur Penentu Kebijakan BP2KY Periode 2020-2024.

“Hal ini tentu baik untuk UKDW karena UKDW berada di Kota Yogyakarta, jadi kita sangat bersinggungan dengan persoalan-persoalan yang ada di Kota Yogyakarta. Sehingga hal yang bisa kita lakukan untuk lingkungan kita yang terdekat, salah satunya adalah bekerja sama dengan Dinas Pariwisata. Harapannya ide-ide dari akademisi, bisa dibawa untuk meningkatkan kualitas pariwisata di Kota Yogyakarta,” tuturnya.

Sementara itu, Dr.-Ing. Ir. Paulus Bawole, MIP. mengungkapkan BP2KY harus punya jaringan yang luas untuk mempromosikan pariwisata di negara-negara di luar Indonesia. Selain itu juga harus berusaha meningkatkan lenght of stay para wisatawan meskipun obyek wisata yang ada di Kota Yogyakarta terbatas. “Kita bisa mengembangkan kampung-kampung wisata untuk menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Kita juga bisa mempromosikan pariwisata yang inklusif, dimana teman-teman difabel dapat berpartisipasi dalam even-even yang diagendakan. Harapannya UKDW bisa menjadi hub, dimana UKDW sudah memiliki Pusat Studi Disabilitas dan Desain Inklusif serta Pusat Studi Centre for Disaster Risk Management and Sustainable Development,” terangnya.


BAGIKAN