LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI
WILAYAH V YOGYAKARTA
Jalan Tentara Pelajar Nomor 13 Yogyakarta
IKUTI KAMI
Berita PT local_library Universitas Mercu Buana Yogyakarta visibility 599 kali
FTI UMBY Selenggarakan Seminar Multimedia & Artificial Intelligence
07 Des
2020
Senin,07 Desember 2020

Saat ini paradigma berubah dari era Industri 4.0 bergeser menjadi era society 5.0. Sebenarnya, konsep revolusi industri 4.0 dan society 5.0 tidak memiliki perbedaan yang jauh. Jika revolusi industri 4.0 menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intellegence/AI), Sedangkan society 5.0 memfokuskan kepada komponen manusianya.   Menawarkan masyarakat yang berpusat pada manusia untuk menyeimbangkan kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial melalui sistem yang sangat menghubungkan melalui dunia maya dan dunia nyata. Di era society 5.0 itu tidak lagi modal, tetapi data yang menghubungkan dan menggerakkan semuanya.

Terdengar sulit untuk diimplementasikan di Indonesia karena berbagai hal yang masih menjadi masalah. Tetapi bukan tidak mungkin untuk dilakukan, terbukti sebagian besar saat ini teknologi benar-benar sudah digunakan dan diterapkan, termasuk dalam masalah COVID-19.

Hal inilah yang kemudian coba sampaikan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) dengan mengadakan Seminar Seminar Multimedia & Artificial Intelligence (SMAI) dengan tema Artificial Intelligence di era society 5.0, yang dilaksanakan melalui webinar (Live Zoom dan Youtube) pada beberapa hari lalu.

Seminar dibuka langsung oleh Rektor Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Dr. A Dr. Alimatus Sahrah,M.Si.,MM., dalam seminar ini dihadirkan dua pembicara yaitu Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA. dan Ismail Fahmi, Ph.D. Seminar ini diikuti kurang lebih 300 peserta yang terdiri pihak institusi pendidikan, instansi pemerintah, praktisi IT, dan mahasiswa dari berbagai provinsi di Indonesia.

Era revolusi industri 4.0 sudah tidak asing lagi dan menjadi perbincangan di berbagai kalangan seperti akademisi, pemangku kebijakan publik, serta para ekonom. Pasalnya, era ini menuntut konektivitas di segala hal (Internet of Thing / IOT), juga diyakini dapat membawa perubahan terhadap perekonomian dunia dan kualitas kehidupan secara signifikan.

Prof. Dr. Ir. Ricardus Eko Indrajid, Msc, MBA, MPHIL, MA. (atau yang akrab dipanggil Prof Ekoji), memaparkan Society 5.0  menjadi sebuah “solusi” dari Revolusi Industri 4.0. Dimana Di era Society 5.0 ini diharapkan dapat menciptakan nilai baru melalui perkembangan teknologi yang canggih sehingga dapat mengurangi adanya kesenjangan antara manusia dengan masalah perkembangan ekonomi dan isu permasalahan sosial   dimasa yang akan datang, dan diharapkan  di era society 5.0 yang berhasil ini dapat melayani kebutuhan masyarakat luas diberbagai bidang kehidupan, untuk menikmati hidup dan merasa nyaman sehingga terbentuklah Sinergi manusia dan teknologi dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Selanjutnya dalam pemaparannya Ismail Fahmi, Ph.D mempertegas bahwa dalam masa menuju society 5.0  revolusi industri ke 5 bersinergi  dengan big data, IOT, AI dan human. AI menjadi core yang penting dalam membantu kenyamanan, dan memudahkan hidup manusia. Smart city  adalah awalan menuju society 5.0 sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan kecanggihan fungsi layanan dan daerah melalui penggunaan teknologi canggih. salah satu kunci pengembangan smart city dan society 5.0 adalah SDM yg cerdas sehat untuk membangun teknologi dan mencari solusi sosial.

Pihak panitia SMAI FTI UMBY, melalui ketua panitia A. Sidiq Purnomo, S.Kom., M.Eng. mengatakan bahwa pihaknya sebagai institusi perguruan tinggi merasa perlu menyelenggarakan seminar yang temannya cukup potensial. Ia berharap, materi yang disampaikan mampu membuka pemahaman lebih mendalam terkait tantangan dan peluang yang bisa dimanfaatkan dalam era society 5.0 saat ini.

”Kami sangat mengapresiasi kepada peserta dari berbagai latar yang sudah mengikuti acara seminar ini. Harapannya jelas apa yang disampaikan hari ini bisa membawa manfaat bagi peserta,” tandasnya.