Jadi Wisudawan Berprestasi Bidang Akademik, Royan Terapkan Metode Skala Prioritas

Royan Agil Nugraho, mahasiswa Program Studi (Prodi) Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), meraih penghargaan sebagai Wisudawan Berprestasi Bidang Akademik dalam gelaran wisuda periode II 2024 di Jogja Expo Center pada Sabtu, 3 Februari 2024. Dikenal dengan sapaan akrab Agil, ia berhasil mencapai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.73, sebuah pencapaian yang sangat memuaskan baginya.

Agil menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menjadi salah satu wisudawan terbaik dalam bidang akademik. Baginya, momen wisuda bukan hanya sekadar penutup perjalanan kuliah, tetapi juga sebuah tanggung jawab kepada orang tua yang telah mendukungnya selama ini. Menurutnya, wisuda adalah momentum yang tepat untuk membuktikan kesiapan dalam mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di kehidupan nyata.

Selain berprestasi di bidang akademik, Agil juga aktif dalam kegiatan non-akademik. Ia meraih peringkat I Mahasiswa Berprestasi Fakultas UAD pada tahun 2020 dan pemenang UAD Awards pada tahun 2021 dalam kategori aktivis terbaik berdasarkan keaktifannya dalam berorganisasi serta kontribusinya yang berdampak bagi masyarakat sekitar.

Tidak hanya itu, mahasiswa asal Pekalongan ini juga rajin mengikuti berbagai perlombaan, seperti lomba karya tulis, ON MIPA, serta pameran produk iptek di tingkat nasional maupun internasional. Pada tahun 2022, ia memperoleh medali emas secara berturut-turut selama tiga bulan. Ia juga pernah terlibat dalam kegiatan seperti International Conference dan International Summer Course, serta aktif menulis jurnal ilmiah.

Agil menjalani keseimbangan antara akademik dan kegiatan kampus dengan menerapkan metode skala prioritas yang memungkinkannya untuk fokus pada hal-hal yang penting. Menurutnya, kolaborasi dengan teman dan konsultasi dengan mentor merupakan kunci sukses dalam mencapai tujuan.

“Motivasi utama saya datang dari keterlibatan saya di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Di sana saya diajak untuk memahami dan mengimplementasikan tiga hal yang merupakan tri kompetensi dasar yaitu religiusitas, humanitas, dan intelektualitas. Saya percaya bahwa sebagai manusia, kita memiliki kewajiban untuk membantu sesama manusia,” ungkap Agil.

Ketika ditanya mengenai rencana setelah lulus, Agil berencana untuk melanjutkan studi S-2. “Alhamdulillah, sebelum wisuda, saya sudah bekerja di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), semoga ke depannya diberikan rezeki untuk bisa studi lanjut,” jelasnya.

Saat ini, ia bercita-cita ingin membangun start-up di bidang digital dan memiliki usaha di bidang jasa fotografi dan videografi bernama Segiempat Production, yang telah berjalan selama hampir dua tahun.

uad.ac.id


BAGIKAN