Prodi Doktor Pariwisata Pertama Di Jogja

Yogyakarta, 22 April 2022  bertempat di Ganesha Hall Ecole d’Hotel Kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo (STIPRAM), Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V, Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D. secara resmi menyerahkan Salinan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 248/E/O/2020 tentang Izin Pembukaan Program Studi Pariwisata Program Doktor pada Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo di Yogyakarta yang diselenggarakan oleh Yayasan Ambarrukmo Yogyakarta.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua STIPRAM, Dr. Suhendroyono, S.H., M.M., M.Par., CHE.,CGSP, menyampaikan bahwa acara ini adalah adalah acara yang sangat tinggi nilainya dari dunia akademik khususnya untuk Stipram. Latar belakang Stipram membuka prodi ini adalah dengan adanya pengalihan dunia industri ke industri pariwisata termasuk negara yang ada di Eropa dan di Asia Timur serta ingin mengembangkan ilmu pariwisata di Indonesia. Stipram juga bercita cita untuk mencetak guru besar dari bidang pariwisata yang tergolong masih langka di Indonesia. Slogan dari prodi ini adalah “we are not the first but we the best”

Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo merupakan perguruan tinggi ke 3 setelah Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti dan Universitas Udayana. Dalam sambutannya, Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D. menyampaikan ucapan selamat atas pembukaan prodi Pariwisata program Doktor ini. Dengan pembukaan program studi baru ini merupakan berkah Ramadhan yang harus disyukuri karena perjuangan yang luar biasa dari tahun 2019 saat pertama kali diajukan. Di dalam SK dengan jelas disebutkan bahwa Stipram mempunyai kewajiban untuk melaporkan hasil penyelenggaraan prodi pada akhir semester. Prof Aris juga mengapresiasi karena prodi ini adalah prodi yang merupakan jenjang tertinggi, oleh karena itu dimohon untuk dikawal, perlu adanya descriptor yang sangat detail untuk membedakan dari jenjang sarjana maupun magister. Program studi ini diharapkan dapat menambah gelar doktor dan juga guru besar di bidang pariwisata.


BAGIKAN