Restorative Justice VS Retributive Justice

Indonesia masih memiliki banyak permasalahan dalam penegakan hukum. Salah satunya adalah masyarakat Indonesia yang seringnya mencari ‘kemenangan’ dalam sebuah perkara alih-alih mencari ‘keadilan’. Hal ini disampaikan Dr. Jumadi, Wakil Rektor I Universitas Widya Mataram (UWM), saat membuka Seminar Nasional Fakultas Hukum (FH) UWM dengan judul Rekonstruksi Paradigma Penegakan Hukum Pidana dalam Institusi Kepolisian RI  di The Rich Jogja Hotel – Sabtu, 29 Oktober 2022.

 

Jumadi menyarankan kepada para advokat agar tujuan akhirnya bukan memenangkan yang dibela tetapi mendudukkan permasalahan pada keadilannya. Ketika seseorang bersalah harus dihukum tetapi sesuai dengan tingkat kesalahannya.

 

Ia juga mempertanyakan mengapa dalam penjatuhan pidana di Indonesia dipergunakan bahasa hukuman maksimal bukan hukuman minimal. Hal ini kemudian ditanggapi oleh, Keynote Speaker seminar, Yusuf Warsyim, S.Ag., M.H. dalam tawarannya untuk orientasi penegakan hukum pidana di masa depan.

 

Anggota Komisi Kepolisian Nasional RI ini mengungkapkan tawarannya bahwa hukum pidana ini seharusnya sifatnya bukan untuk balas dendam, kalau bisa diterapkan hukuman seringan-ringannya maka diambil hukuman yang ringan. Selain itu ia juga menekankan agar penegakan hukum pidana harus juga berorientasi ke Restorative Justice dan berprinsip rehabilitatif. Menurutnya RKUHP yang sedang diupayakan untuk ditetapkan sudah mengandung tiga unsur ini.

 

Senada dengan apa yang dikemukakan Yusuf dan Jumadi, Amirudin (Komisioner Komnas HAM RI) mengungkapkan “Masyarakat Indonesia ini sebagian besar animonya senang terhadap penerapan prinsip retributive justice yang notabenenya setengah dendam”.

 

Ia kemudian berpesan kepada seluruh aparat hukum dan masyarakat untuk jangan terlalu mudah mengatakan hukuman mati.

 

“Hukuman mati, gagah bunyinya. Tetapi pertanyaannya apakah memang itu jalan keluarnya?” Pungkasnya.

 

Pembahasan selengkapnya dapat diakses di kanal Youtube FH UWM dengan judul Seminar Nasional Rekonstruksi Paradigma Penegakan Hukum Pidana dalam Institusi Kepolisian RI. ( https://www.youtube.com/watch?v=IYb6Vi8LS2A&t=8718s )

 

 Humas UWM - RSA

 


BAGIKAN