Stikes Jogja Berubah Menjadi Stikes Bantul

Bantul (31/03/2022) – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V, Prof.drh. Aris Junaidi, Ph.D. beserta rombongan hadir di Stikes Jogja untuk menyerahkan Salinan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi secara resmi. Agenda hari ini terbilang istimewa karena pada kesempatan ini akan diserahkan 2 (dua) Salinan Keputusan sekaligus kepada Ketua Yayasan Bakti Mulia Wisesa yaitu Salinan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi nomor 230/E/O/2022 tentang Izin Penyatuan Akademi Perawatan Karya Bakti Husada Yogyakarta ke Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jogja dan Salinan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 231/E/O/2022 tentang Izin Perubahan Nama Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jogja menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bantul.

Hadir Juga pada kesempatan ini Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Bantul, Drs. Didik Warsito, M.Si. dan Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budiraharja, SKM, M.Kes.

Dalam sambutannya Drs. Didik Warsito, M.Si. yang mewakili Bupati Bantul mengatakan bahwa Stikes Bantul akan menjadi aset berharga bagi Kabupaten Bantul karena dapat berkontribusi menyumbang tenaga kesehatan yang kompeten di Kabupaten Bantul pada khususnya.

Sebelum berubah menjadi Stikes Bantul, Stikes Jogja mengikuti Akselerasi Program Penyatuan atau Penggabungan Perguruan Tinggi Swasta, sehingga sudah tidak ada lagi Akademi Perawatan Karya Bakti Husada Yogyakarta karena sudah menjadi bagian dari Stikes Jogja.

Sebelum penutupan acara Prof.drh. Aris Junaidi, Ph.D. berpesan agar Stikes Bantul selalu memperhatikan kualitas yang tercermin dari akreditasi yang dimiliki suatu perguruan tinggi. Peningkatan kualitas harus diupayakan terus menerus demi suapaya dapat berkontribusi dalam penyediaan tenaga kesehatan yang kompeten.


BAGIKAN