Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, UAJY Dorong Program MBKM

Dalam mendukung program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dasar Hukum dan Panduan MBKM pada Jumat (28/10/22). Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka mempersiapkan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2022 dan bertujuan untuk mendukung dan mempersiapkan penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) secara mandiri pada UAJY. Dalam kegiatan kali ini mengundang Christina Kristiyani, M.Pd., Ph.D dari Universitas Sanata Dharma, Dr. Charis Amarantini, M.Si dari Universitas Kristen Duta Wacana serta Irwan Endrayanto, S.Si., M.Sc perwakilan dari Universitas Gadjah Mada.

Ignatius Novianto Hariwibowo, S. E, M.Acc, Koordinator MBKM UAJY dalam sambutannya mengharapkan agar mahasiswa dapat mendapatkan gambaran secara jelas mengenai kegiatan MBKM di UAJY serta semakin semangat untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami berharap melalui sosialisasi ini dapat mendukung mahasiswa untuk mengikuti kegiatan MBKM serta menghasilkan buku dasar hukum dan panduan kegiatan MBKM,” ujar Novianto.

Melalui program hibah PKKM yang didapatkan oleh UAJY maka besar harapan untuk membantu mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar di luar kelas. Selain itu, keuntungan yang diperoleh oleh mahasiswa yakni adanya konversi pada Satuan Kredit Semester (SKS).

“Melalui beberapa hibah yang sudah diberikan kepada masing-masing prodi maka harapannya program MBKM dapat terlaksana dengan baik melalui program studi di UAJY,” ungkap Sushardjanti Felasari, ST., M.Sc.CAED., Ph.DWakil Rektor I UAJY dalam sambutannya.

Christina Kristiyani, M.Pd., Ph.D dari Universitas Sanata Dharma dalam presentasinya menjelaskan bahwa kegiatan MBKM berguna untuk meningkatkan kompetensi lulusan. Adapun kompetensi dalam hal ini meliputi kemampuan soft skill dan hard skill, menciptakan lulusan yang mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman, dan menyiapkan pemimpin masa depan bangsa yang unggul.

Tentu dalam menyiapkan program MBKM yang baik serta bermanfaat bagi mahasiswa diperlukan adanya kerja sama dari setiap pihak baik internal maupun eksternal. Dari tingkat internal, sosialisasi dapat dilakukan bersama pihak fakultas maupun masing-masing prodi. Sedangkan pada tingkat eksternal sosialisasi dapat dilakukan bersama dengan mitra-mitra sebagai wadah untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa.

“Salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan program MBKM yakni adanya komunikasi yang baik untuk melakukan sosialisasi kepada seluruh pihak yang terlibat,” ujar Charis.

Sharing tersebut menjelaskan bahwa kegiatan MBKM dapat diikuti oleh mahasiswa secara terbuka dengan ketentuan yang berlaku. Namun, manfaat program MBKM akan benar-benar bermanfaat jika diikuti oleh mahasiswa di bawah semester tujuh agar pengalaman yang didapatkan berguna sebagai pembentuk kepribadian.

“Program MBKM dapat diikuti oleh mahasiswa tidak hanya berguna untuk mendapatkan pengalaman tetapi juga sebagai konversi SKS sehingga suasana belajar tidak hanya didapatkan dari materi di kelas,” ungkap Irwan.

Saat ini kegiatan MBKM di UAJY sudah direalisasikan oleh masing-masing program studi. Sebagai perwujudan mendukung program MBKM di UAJY sudah membentuk sebuah tim untuk membangun MBKM Center. Hadirnya MBKM Center berguna sebagai sarana untuk mahasiswa mendapatkan informasi serta menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan.

Tidak hanya MBKM Center yang disiapkan, UAJYjuga sudah membentuk tim pada setiap program studi agar informasi seputar MBKM dapat sampai ke mahasiswa maupun membangun kerja sama dengan mitra.

 

###


BAGIKAN