LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI
WILAYAH V YOGYAKARTA
Jalan Tentara Pelajar Nomor 13 Yogyakarta
IKUTI KAMI
Berita PT local_library Universitas Ahmad Dahlan visibility 39 kali
UAD Bekali Jiwa Kepemimpinan Ikatan Pelajar Muhammadiyah
21 Jul
2021
Rabu,21 Juli 2021

Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberikan pelatihan dasar kepemimpinan kepada Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Pelatihan berlangsung di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Jumat (17-07-2021).

Pelatihan kepemimpinan dasar ini dilakukan secara daring menggunakan aplikasi Zoom Meeting serta kanal YouTube Muchild TV dan bersamaan dengan Milad ke-60 IPM. Pelatihan diikuti 41 pengurus IPM, pembina kesiswaan, kepala sekolah, dan guru SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta.

Pada pelatihan ini terdapat tiga pemateri antara lain Badrudin ARK, S.Ag., M.Si. Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta, Ariadi Nugraha, S.Pd., M.Pd., dan Agung Budi Prabowo, S.Pd., M.Pd. Ketiganya berturut-turut menyampaikan materi tentang kepemimpinan dalam Islam, leadership, serta keorganisasian dan soft skills.

Realitas saat ini menunjukkan banyak siswa di sekolah khususnya pada masa remaja awal tidak memiliki sikap kepemimpinan dan menyalahgunakan konformitas. Hal ini sangat mengkhawatirkan bagi perkembangan siswa secara psikologis, sosial, pribadi, belajar, karier, serta moral.

Ariadi menjelaskan, siswa sebagai generasi muda merupakan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki potensi tinggi dalam upaya membangun bangsa Indonesia di masa mendatang. “Sebagai wujud realisasi kemerdekaan, keberlangsungan bangsa berada pada diri generasi muda. Estafet perjuangan untuk meneruskan cita-cita kemerdekaan berada di tangan para pemuda. Mereka juga merupakan unsur penting dalam kemajuan suatu bangsa.”

Oleh karenanya, menurut Ariadi, untuk mencapai tujuan tersebut seorang siswa harus memiliki sikap kepemimpinan sejak dini. Menjadi pemimpin bukan kebetulan atau bakat sejak lahir. Seorang pemimpin andal diciptakan dari sistem dan regulasi pendidikan terpadu, integral, dan universal.

“Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan mempengaruhi orang lain. Kemudian memiliki sifat yang baik, efektif, efisien, dan produktif yang menjadi contoh dan diteladani orang lain. Selain itu, seseorang pemimpin harus memiliki perilaku yang dinilai baik oleh orang lain dan diikuti oleh orang banyak,” jelas Ariadi saat memaparkan materinya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tidak ada satu cara yang terbaik untuk mempengaruhi perilaku orang-orang. Gaya kepemimpinan yang efektif adalah kepemimpinan yang disesuaikan dengan tingkat kedewasaan organisasi. Kedewasaan tersebut terkait dengan dua hal, kematangan kompetensi dan kematangan psikologis.

“Semoga kerja sama yang baik dengan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta bisa terjalin dengan baik dan memberikan banyak manfaat untuk kedua pihak, khususnya dalam pengembangan kesiswaan,” tandasnya. (doc/ard)