LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI
WILAYAH V YOGYAKARTA
Jalan Tentara Pelajar Nomor 13 Yogyakarta
IKUTI KAMI
Berita PT local_library Universitas Ahmad Dahlan visibility 23 kali
Milad di Masa Pandemi, Muhammadiyah Istikamah Mengabdi untuk Negeri
22 Jul
2021
Kamis,22 Juli 2021

“Tokoh-tokoh Muhammadiyah sejak dahulu memberikan keteladanan bagi para kader. Seluruh Amal Usaha Muhammadiyah senantiasa menjadi ladang dalam menebarkan semangat jihad dan amar ma’ruf nahi mungkar. Kontribusi Muhammadiyah sejak awal berdirinya bangsa ini tentu memberikan sumbangsih besar bagi negara, baik di bidang pendidikan, kesehatan, sosial dan kemasyarakatan melalui AUM,” papar Ustaz dr. K.H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes. selaku Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah saat memberikan tausiah dalam rangka Menyongsong Milad Muhammadiyah Ke-112 pada Sabtu, 17 Juli 2021, secara daring.

Ia menambahkan, kader Muhammadiyah harus senantiasa menjunjung tinggi prinsip dan tujuan dalam bermuhammadiyah. Di tengah pandemi Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19) mengharuskan saling bergandengan tangan agar dapat melewati fase ini. “Mari kita upayakan baik tenaga dan pikiran serta taat akan protokol kesehatan. Sudah banyak orang yang meninggal, jangan dianggap bahwa Covid-19 hanya konspirasi belaka atau sebatas angka statistik biasa. Satu angka tersebut adalah nyawa manusia yang harus terenggut oleh virus.”

Kader Muhammadiyah turut serta membantu penanganan Covid-19 dengan menjadi relawan dan ikut andil memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak. Semangat serta girah tentu perlu dijaga dalam ber-amar ma’ruf nahi mungkar.

“Para pendiri Muhammadiyah telah terlebih dahulu memperjuangkan kemerdekaan dengan semangat dan cinta kasih. Patutlah kita meneladani semangat juang dan girah dari tokoh-tokoh Muhammadiyah dalam beristikamah di jalan Allah Swt.,” imbuhnya.

Muhammadiyah di masa pandemi tentu memberikan anjuran bagi warga persyarikatan agar senantiasa menaati protokol kesehatan serta menerbitkan panduan beribadah di masa darurat. Langkah tersebut diambil guna menekan angka penyebaran Covid-19. (Chk)